KORAN BINTANG POS SEBAGAI SARANA ASPIRASI, KOMUNIKASI, INFORMASI DAN PROMOSI BAGI PUBLIK (Hub : 031-8832649 / 081234399977)

VISI MISI 3 Cagub “ SERANG “ KARSA

1208 kpu

SURABAYA – Agenda visi misi Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) di Gedung DPRD Jatim, Senin (11/08) berlangsung panas. Tiga pasangan Cagub-Cagub “menyerang” pasangan incumbent Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) lewat pemaparan visi misinya.

Serangan pertama dilancarkan pasangan Eggi Sudjana-M Sihat. Pasangan independen itu menyerang KarSa di berbagai bidang. Salah satunya kesenjangan ekonomi yang terjadi di beberapa daerah di era kepemimpinan Soekarwo dan Saifullah Yusuf.

“Di Jember, banyak petani tebu yang menjerit, karena pemerintah masih mengimpor gula. Padahal, hasil perkebunan tebu nya melimpah. Jember itu gudangnya gula, tapi hasilnya tidak dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Serangan kedua dilancarkan pasangan Bambang-Said. Dihadapan anggota DPRD Jatim, komisioner KPU dan ratusan undangan yang hadir di acara visi misi, Cagub Bambang DH mengkritisi kinerja Gubernur Soekarwo yang banyak merugikan rakyat.

“Tingkat kemiskinan di Jatim terus bertambah. Ini akibat program kerja Gubernur sebelumnya yang tidak menguntungkan bagi masyarakat.   masih Saya optimis kalau fokus bisa. Jadi gubernur jangan tidak fokus. Posisi gubernur itu wakil kepala daerah dan punya kewenangan,” paparnya.

Sedangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja tidak secara terang-terangan menyerang pasangan KarSa. Secara halus pasangan yang diusung PKB dan 5 partai non parlemen itu mengkritisi masih tingginya angka kemiskinan di Jatim.

“Seperti yang dikabarkan bahwa di Jatim ada penurunan angka kemiskinan. Tapi, angka kemiskinan di Jatim masih lebih tinggi di tingkat nasional,” tandasnya.

Pihaknya memiliki visi yang akan menjadikan Jatim Berkah baik di bidang sosial, ekonomi dan politik. “Di bidang ekonomi, misalnya. Kita fokus bagaimana mengentas kemiskinan dengan banyak menciptakan lapangan kerja.

“Masyarakat Jatim itu punya kemandirian. Kita  hanya dihadapkan pada akses mereka. Seperti, menciptakan lapangan kerja. Kehadiran BLK itu juga sangat penting,” ujar Khofifah. (skw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Ada Komentar, Berita, Artikel Yang mau Di liput / ditayangkan d www.Bintangpos.com kirim via Email : redaksibintangpos@gmail.com